Custom Search

Katanya Cinta, Kok Selingkuh Juga | info for us

info love



Seringkali kita mendengar kata2 seperti ini: "Katanya Cinta, Kok Selingkuh Juga", apakah masih bisa disimpulkan "masih cinta". Gue masih sayang koq sama dia.

Banyak kasus perceraian para artis yg merasa bangga dipublikasikan dan mereka berani tampil berdua dan ketawa mesra, kita pisah baik2 koq sambil bertatap muka dengan mesra dan bahkan masih merangkul pasangannya, dan selalu saja mereka mengatakan masih sayang dan cinta, hanya tidak cocok saja.

Bagaimana Anda menyikapi hal ini, ah itu mah masalah biasa. Waktu kawin mereka mengaku berjodoh, tapi kalau sudah bercerai mereka katakan tidak berjodoh, mereka mempermainkan Pencipta mereka.

Sebenarnya ada persyaratan seseorang bisa bercerai, yaitu apabila salah satu pasangan telah melanggar komitmen atau berkhianat, punya wanita lain atau sebaliknya, biasanya dihubungkan dengan perbuatan zinah.

Itulah alasan yg sah seseorang boleh bercerai, karena salah satu pihak telah melanggar komitmen yg suci. Jika alasannya masalah ekonomi, perbedaan emosi, ketidakcocokan sifat, beda budaya dan lain2, bahkan salah satu pasangan tidak bisa memuaskan (secara seksual) belum bisa bercerai, karena belum melanggar komitmen perkawinan.

Coba Anda ingat2 sewaktu Anda menikah dulu, kira2 apa yg menjadi ikrar perkawinan? "Sampai maut memisahkan kita", cinta sampai mati, walaupun bentuk tubuh seperti gentong atau salah satu pasangan kehilangan pekerjaan, kira2 begitu.

(Mohon maaf, apabila ada yg berbeda sudut pandang, karena memang masalahnya subyektif, menyangkut perasaan, emosi dan kesetiaan dan mungkin religi, hak Anda untuk berbeda).


Coba, deh, tanya kepada mereka yang berselingkuh, apakah masih cinta sama pasangannya? Banyak, lo, yang ngakunya masih cinta. Aneh, ya? Katanya cinta, tapi, kok, berselingkuh.

"Habis, istriku nggak bisa diajak 'gaul'. Diajak happy-happy ke kafe atau diskotik aja, enggak mau. Alasannya banyak, yang buang-buang uanglah, kasihan sama anak-anaklah, ngantuklah. Padahal aku, kan, perlu bergaul. Otomatis, lama-lama akhirnya aku jadi nggak nyambung, dong, kalau ngomong sama istri," tutur Soni, sebut saja begitu, pengusaha muda dengan dua anak lelaki usia 5 dan 3 tahun.

Ada pula yang beralasan karena merasa terjajah oleh sikap istri yang dianggap kelewat cerewet dan judes. Bahkan, tak sedikit yang alasannya karena kebablasan sehingga perlu dimaklumi. "Ya, enggak bisa, dong! Dia sendiri, kok, yang memilih bentuk kehidupan semacam itu. Kalau kebablasan, kan, lebih karena ketidaksengajaan," kata Zainoel B. Biran. Bukankah setiap orang harus bisa mengontrol diri dan perilakunya, termasuk mempertimbangkan risiko perbuatannya?

Mengenai kekurangan istri, "ah, itu, sih, cuma alasan yang dicari-cari. Memangnya kalau tak menemukan kekurangan istri lantas si pria enggak punya alasan maupun peluang untuk berselingkuh? Enggak juga, kan?" lanjut Bang Noel, panggilan akrab psikolog sosial dari Fakultas Psikologi UI ini.

Melanggar Komitmen
Merujuk pengalaman Bang Noel menangani klien, ketertarikan fisik menempati urutan pertama dari beragam masalah yang dikemukakan sebagai alasan. Tak heran bila yang dijadikan "sasaran" sebagai WIL biasanya wanita muda usia dengan fisik lebih menarik daripada istri. Tapi banyak juga yang mengedepankan hambatan psikis sebagai alasan berselingkuh. Misal, rasa rendah diri karena istri lebih pintar atau lebih kaya hingga yang bersangkutan merasa tak dihargai.

Disamping, anggapan dalam masyarakat yang salah kaprah, juga ikut memperbesar peluang orang berselingkuh. Sebagai contoh, pria tak pernah dipersoalkan keperjakaannya saat menikah. "Belum lagi tuntutan bahwa pria harus selalu kelihatan jantan. Makanya, begitu mengalami ketidakpuasan seks atau lainnya, pria segera mencari kemungkinan baru." Bahkan, berdasarkan pemikiran analistik, pria ternyata memang lebih membutuhkan variasi saat menghadapi kebosanan atau objek lain yang lebih menarik, termasuk dalam urusan ranjang!

Pokoknya, ada aja alasan yang diberikan oleh para peselingkuh, termasuk ingin cari variasi. Itulah mengapa, Bang Noel amat meragukan kadar cintanya. "Kalau memang tetap cinta pada anak-istri, harus dipertanyakan cinta model apa?" ujarnya. Karena dalam perkawinan yang harmonis, tuturnya, minimal harus ada 3 aspek pokok yang saling berkaitan, yakni passion atau gairah, intimacy atau keakraban, dan komitmen berupa norma-norma sosial serta agama. "Nah, jika dia berselingkuh, kan, berarti dia melanggar tiga aspek tersebut, termasuk komitmen terhadap Yang Di Atas seperti yang disebut-sebut dalam janji nikah," tandasnya.

Tak Perlu Merengek
Meledak marah atau sebaliknya bersikap diam seribu bahasa, jelas tak akan memecahkan masalah. Apalagi kalau Anda malah memilih balas dendam sebagai jalan pintas, "Huh, memangnya cuma dia yang bisa nyeleweng! Aku masih menarik dan bisa juga, kok!" Kalau ini yang terjadi, "Ya, kacau, dong!" tukas Bang Noel seraya melanjutkan, "Siapa nanti yang mau peduli dan mengurusi anak-anak?" Menurutnya, istri model ini sebenarnya cuma menunggu kesempatan untuk mencari pembenaran diri. Soalnya, tak tertutup kemungkinan ia memang ingin atau boleh jadi sudah lama terlibat perselingkuhan serupa.

Jangan pula menyalahkan diri sendiri bila selama ini Anda memang sudah berusaha maksimal menjalankan peran Anda dalam keluarga. "Istri boleh saja sesaat merasa dikhianati dan dicampakkan, tapi jangan pernah menunjukkan sikap memelas hanya lantaran takut berpisah dengan suami." Apalagi sampai terkesan merengek minta dikasihani seolah mengatakan, "Jangan tinggalkan saya dan anak-anak, dong, Mas. Kalau Mas pergi, siapa yang menafkahi anak?" Bila hal-hal semacam ini Anda gunakan sebagai "senjata" untuk mengikatnya, justru akan membuatnya bersikap makin seenaknya. "Makanya, para istri sebaiknya tak pernah menggantungkan nasib pada suami atau siapapun," ujar Bang Noel.

Hal lain yang harus dihindari, jangan pernah membicarakan masalah perselingkuhan pasangan dengan keluarga besar kedua belah pihak. Bukan tak mungkin orang tua atau kerabat yang sejak awal sudah antipati pada pasangan akan memperkeruh keadaan atau bahkan menimbulkan masalah baru. "Tuh, dari dulu, kan, Mama udah bilang kalau dia laki-laki enggak bener! Sekarang terbukti, kan?" Nah, Anda juga yang disalahkan, bukan?

Komunikasi Personal

Yang terbaik, menurut Bang Noel, bicarakan dengan pasangan sampai tuntas. Bukankah ini masalah Anda berdua? Dalam pembicaraan itu, tanyakan, apa, sih, maunya? Lakukan introspeksi, apa sebetulnya yang menjadi bom waktu dalam perkawinan Anda. Benarkah kedekatan hati Anda berdua sudah begitu jauh hingga tak mungkin terjembatani lagi? Dengarkan pula keinginan maupun kekecewaannya yang selama ini mungkin terabaikan.

Jadi, kaji kembali perjalanan perkawinan Anda, apa yang salah dan bagaimana memperbaiki kesalahan tersebut. "Menjalani perkawinan memang membutuhkan landasan yang kokoh," ujar Bang Noel. Selain, menuntut kemampuan asertif dari kedua belah pihak tanpa terlalu banyak mengenakan topeng maupun bumbu-bumbu yang sebetulnya tak diperlukan. "Belajarlah bersikap apa adanya tanpa harus menyakiti pasangan."

Itu sebabnya, tandas Bang Noel, komunikasi personal merupakan keharusan yang perlu dibiasakan sejak awal perkawinan. "Dengan saling ber-sharing , frekuensi dan intesitas komunikasi semakin tinggi, sehingga suami-istri akan semakin akrab dan lebih mengerti kebutuhan pasangan. Dengan begitu, relasi di antara mereka kian kokoh."

Tentu saja, agar pembicaraan berlangsung sebagaimana yang diharapkan, kepala dan hati Anda harus dingin. Anda pun harus pandai mencari momen yang tepat dan jangan sekali-kali menggunakan prinsip kalah-menang karena Anda akan terpancing untuk meledak-ledak dan ngotot hanya agar suami kalah dengan mengakui perselingkuhannya. Sementara dalam diri suami akan semakin subur ketidaksukaannya pada Anda yang sejak awal mungkin menjadi pemicu perselingkuhannya.

Jika pembicaraan menemukan jalan buntu, saran Bang Noel, jangan ragu untuk mencari bantuan ahli yang bisa bersikap netral, bisa dipercaya kedua belah pihak, bijaksana, dan bisa menunjukkan jalan keluar terbaik dari kemelut rumah tangga Anda berdua.

Penulis : Julie/Th. Puspayanti (Nakita)

[+/-] Selengkapnya...

Perpustakaan Internet untuk Seluruh Dunia | info for us

info internet

Belanda membangun perpustakaan internet dunia.

Sebuah tempat di mana lukisan, buku, film dan musik dari segenap penjuru Eropa bisa ditengok pada komputer. Itulah gagasan di balik perpustakaan internet Europeana. Brussel berharap para pengguna situs ini bisa ikut menikmati warisan budaya Eropa. Walau begitu, belum semua warisan budaya Eropa bisa ditengok dalam Europeana.

Di perpustakaan legendaris Iskandariyah, Mesir pada abad pertama Masehi, terdapat lebih dari setengah juta gulungan buku. Pengetahuan dari segenap penjuru angin untuk pertama kalinya dalam sejarah dihimpun dalam satu perpustakaan purbakala itu. Itulah cita-cita Europeana, yaitu menjadi perpustakaan Iskandariyah pada abad XXI ini. Dan jantung rencana itu ada di Den Haag.

Di KB, atau Koninkijke Bibliotheek, yaitu perpustakaan kerajaan Belanda, disimpan perlengkapan komputernya. Begitu dibuka, langsung diklik oleh 10.000 pengunjung internet yang mencari informasi. "Itu tidak kami perhitungkan," kata Hans Jansen, direktur e-Strategy yang mengurus Europeana. Tetapi tepatlah kalau perpustakaan kerajaan berperan besar dalam proyek Europeana ini.

"Pendahulu Europeana adalah situs web yang dikembangkan oleh perpustakaan kerajaan dan berhasil mengembangkan semua perpustakaan nasional Eropa. Karena jangkauan kami begitu besar, Komisi Eropa meminta kami menjadi perintis dalam mengembangkan Europeana," kata Hans Jansen.


Digital koleksi

Lebih dari itu, Negeri Belanda adalah salah satu perintis Europeana dengan mendigitalkan koleksi pelbagai museum dan arsip. Misalnya koleksi Rijksmuseum di Amsterdam dan Institut Gambar dan Suara di Hilversum.

Para pengguna yang mengklik www.europeana.eu tidak bisa melihat sumbangan Belanda. Yang tampak adalah laman internet seperti Google. "Ajang ilham dan gagasan" begitu para pembuat menyebut Europeana dengan sederhana.

Dari situs ini bisa diklik banyak sekali koleksi, gambar, teks dan suara dari pelbagai sumber, misalnya museum Louvre di Paris atau British Library di London. Kalau sudah ditemukan, hasil pencarian itu juga bisa dilihat dalam kualitas tinggi. Lukisan yang dicari akan tampak seperti aslinya, laksana pencarinya berdiri di depan lukisan itu. Atau bab demi bab buku yang dicari. Paling sedikit, itu teorinya.

Kalau mencari dengan kata kunci Rembrandt, maka akan ditemukan 1747 lukisan, etsa dan sketsa berderetan dengan rapi. "Hasil itu lebih dari kalau mencari di mana pun juga," demikian Hans Jansen dari perpustakaan kerajaan KB.

Kalau seseorang mencoba mencari penulis Belanda Gerard Reve, maka akan ditemukan puisi tulisan penyair Prancis abad XIX, Gerard de Nerval yang berjudul rève atau mimpi. Atau juga esai tentang Gerad Reve tulisan seorang esais Belanda yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Hongaria.

Jansen menduga itu masalah hak cipta. Hak cipta esai tentang penulis Belanda Gerard Reve berada pada penerbitnya, tetapi di Hongaria mungkin hak ciptanya berada pada negara. Karena itu boleh dipasang pada internet.

Karena banyak hal yang baru masih dilindungi oleh hak cipta, banyak kekosongan pada hal-hal yang ditawarkan oleh Europeana. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa proyek ini masih dalam percobaan, karena baru sekitar empat juta objek yang dipasang.

Karena banyak pengunjungnya, melebihi 10 juta hit per jam, untuk sementara situs www.europeana.eu tidak bisa diklik. Di situ terbaca pengumuman bahwa sedang dikembangkan mesin yang lebih canggih dan baru pertengahan bulan depan Europeana bisa diklik.

ONO
Sumber : Radio Netherlands

[+/-] Selengkapnya...

Air yang Membugarkan | info for us

info kesehatan

Ini hanya sekedar informasi saja, salah satu cara untuk memelihara kesehatan, pada akhirnya Anda sendiri yg memutuskan dan sepenuhnya menjadi pilihan pribadi.

Terapi air dapat merangsang otot-otot tubuh yang tidak bisa digerakkan.
Wiryawan, 44 tahun, sudah setengah tahun mengeluhkan nyeri tulang belakang (back-pain). Dokter yang menangani menyarankan agar Wiryawan menjalani operasi. Tapi seorang temannya menyarankan agar mencoba terapi air. Atas rekomendasi teman itu pula, dia melakukan terapi di bilangan Kebayoran Baru di Jakarta Selatan.

Terapis air di pusat kebugaran itu menyemprot tubuh Wiryawan dengan air hangat berarus kuat dengan jarak lima meter selama 20 menit sekali datang. Hasilnya, nyeri yang dirasakannya sudah agak mendingan, tidak sesakit sebelum diterapi.

"Baru dua kali sudah ada perubahan," kata Wiryawan melalui telepon Jumat lalu di Jakarta. Tapi, karena kesibukannya, Wiryawan hanya bisa menjalani terapi ini sekali dalam dua pekan. Ia menduga hasilnya akan lebih baik lagi jika ia menjalaninya sekali sepekan. Karena hasilnya lumayan, karyawan perusahaan konsultan konstruksi itu berniat melanjutkan terapi itu. Toh, meski tidak pernah menyarankan, dokter yang menangani Wiryawan tak melarang.

Eleine Koesyono, juru bicara Grha Bimasena, yang memberikan terapi kepada Wiryawan, mengatakan ada beberapa terapi yang bisa dipilih untuk membugarkan tubuh, juga sebagai alternatif menyembuhkan keluhan seperti nyeri tulang belakang serta menghilangkan selulit. Di antaranya scotch shower seperti yang dijalani Wiryawan, jet affusion shower, dan hydrobath.


Scotch shower dilakukan dengan menggunakan therapeutic high pressure water technique. Tubuh akan disemprot dengan air hangat dan arus kuat. Orang yang melakukan terapi ini berdiri pada jarak 5 meter dari sumber semprotan.

Hydrobath adalah salah satu jenis terapi air. Terapi ini dilakukan dengan cara berendam di bak air yang diberi minyak esensial. Mula-mula air dalam bak itu dingin, kemudian menjadi hangat secara bertahap hingga maksimal suhunya 30 derajat Celsius. Pada dinding bak terdapat 150 lubang yang akan menyemprotkan air ke titik-titik tertentu dalam tubuh. "Hydrobath bermanfaat untuk sirkulasi dan menstimulasi peredaran darah serta memacu kerja jantung," kata Eliene, Jumat, lalu di kantornya.

Semprotan air hangat inilah yang berfungsi untuk memijat. Menurut Manajer Bimasena Spa, Sri Ida Mulyani, efek pijat itu memperlancar peredaran darah dan menstabilkan kerja jantung. Tapi Eleine dan Ida tidak tahu persisnya kekuatan semprotan air itu. "Yang pasti tidak terlalu kuat," kata Ida.

Sedangkan jet affusion shower dilakukan dengan cara berbaring di atas tempat tidur. Terdapat tujuh shower di atasnya yang akan menyemprotkan air hangat dengan lembut ke seluruh tubuh. Semprotan lembut itu menyerupai air hujan yang menyirami tubuh. Pada saat bersamaan, terapis akan memijat seluruh tubuh.

Ketiga terapi yang rata-rata memakan waktu 20 menit itu, kata Ida, bisa mengurangi, bahkan menghilangkan, nyeri tulang belakang. "Syaratnya, harus dilakukan secara rutin," kata Eilene.

Ahli saraf Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Teguh A.S. Ranakusuma, membenarkan pernyataan Eliene dan Ida. Keampuhan model terapi air, kata Teguh, memang belum terbukti secara medis, tapi baik untuk kebugaran. "Tujuannya untuk rehabilitasi, relaksasi, atau kebugaran."

Teguh mengaku menyarankan sebagian pasiennya mengikuti terapi air. Selain untuk interaksi, juga untuk merangsang otot-otot tubuh orang yang salah satu organ tubuhnya tidak bisa digerakkan. Ketika terapi hydrobath diterapkan pada orang yang kaki atau tangannya tidak bisa digerakkan, misalnya, saraf-sarafnya akan terangsang. Saat berendam, kaki akan terasa ringan untuk digerakkan. Ini berbeda dengan saat tidak berendam dalam air.

Hanya, Teguh tidak berani memastikan apakah terapi ini bisa menyembuhkan kelumpuhan. "Penyembuhannya tetap harus dilakukan secara medis." Model terapi air ini, kata Teguh, tidak berbahaya. Dia yakin pasien akan didampingi terapis saat menjalani terapi.

Meski begitu, sebelum memilih mengikuti terapi air, kata Ida, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Orang yang dalam keadaan hamil, mempunyai tekanan darah tinggi atau darah rendah, dan minum minuman beralkohol tidak boleh melakukan terapi ini. Khusus untuk ibu hamil boleh menjalani terapi jet affusion shower dengan catatan usia kehamilannya lebih dari empat bulan dan kehamilannya tidak bermasalah. Karena itu, sebelum diterapi, pengunjung akan dimintai data kesehatannya. "Pengunjung harus jujur," kata Eliene. ERWIN DARIYANTO (www.korantempo.com)

[+/-] Selengkapnya...

Awas, Air Tanah Jakarta Menipis! | info for us

info lingkungan


Jakarta dan kota-kota lain semakin terancam akan banjir. Salah satu penyebabnya karena sistem drainase yang tidak baik, serta daya resap air ke dalam tanah yang semakin minim. Lubang biopori bisa jadi solusi.

Rabu, 26 November 2008 | 18:37 WIB
JAKARTA,RABU - Persediaan air tanah di Jakarta menipis. Setiap tahun defisit air tanah sebanyak 65,6 juta meter kubik. Sebabnya, daya serap tanah hanya 26,6 persen dari 2 miliar meter kubik pertahunnya yang diperoleh dari hujan. Sedangakan penggunaan warga terhadap air tanah mencapai 30-40 persen setiap tahunnya.

"Ke depannya air warga jakarta semakin menipis, sebabnya pembangunan dan masyarakat terus bertambah." kata Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Propinsi DKI Jakarta Daniel Abbas, di Jakarta, Rabu(26/11).


Daniel menjelaskan, dari dua miliar air yang didapat dari hujan sebanyak 76,4 persen tidak dapat terserap ke dalam tanah. Air tersebut menjadi air larian (run off) seperti banjir yang merupakan langganan setiap tahun di Jakarta. Saat ini kawasan selatan dan timur Jakarta merupakan kawasan paling rentan kekurangan air tanah yang bersih.

Saat memasuki musim kemarau, beberapa titik di Jakarta mengalami kekurangan air karena sedikitnya air serapan saat musim hujan. Parahnya, justru masyarakat makin dalam menggali tanah untuk mendapatkan sumber air dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Bisa dibayangkan jika suatu saat tanah kita kehabisan air tanah. Warga akan kesulitan mencari air bersih. Selain itu, permukan tanah akan turun, hal itu terlihat dari permukaan laut yang terus naik setiap tahun," tambah Daniel.

Upaya pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi ini adalah, lanjut daniel, dengan mensosialisasikan pembuatan lubang biopori, penghijauan, serta kolam resapan.

Lubang biopori sangat mudah dilakukan warga. Hanya dengan membuat lubang sedalam 30-100 centimeter dengan diameter 10-30 centimeter kita telah membuat jalan untuk resapan air tanah ketika hujan. Idealnya 28 lubang untuk 100 meter persegi.

Jika setiap rumah membuat lubang biopori, maka dampaknya akan begitu besar khsusnya dalam mengurangi banjir di Jakarta. "Minimalnya kita bisa memproduksi air tanah disetiap rumah. Maksimalnya resapan air hujan setiap tahun bisa mengurangi banjir sehingga air hujan dapat dimanfaatkan secara maksimal," jelas Daniel.

Artikel Terkait:

[+/-] Selengkapnya...

Template by : Kendhin x-template.blogspot.com