A Trait | |
Apa yang akan Saudara lakukan apabila Saudara berada dalam situasi demikian? Jawaban Saudara akan bergantung pada standar etik mana yang Saudara pilih.
Apa yang Dimaksud dengan Etika?
”Etika” telah didefinisikan sebagai ”ilmu yang mempelajari apa yang secara moral benar dan salah”. (Collins Cobuild English Dictionary) Penulis Eric J. Easton berkata, ”’Etika’ dan ’moralitas’ memiliki makna dasar yang sama. Yang pertama berasal dari bahasa Yunani (ethikos) dan yang kedua dari bahasa Latin (moralis), dan kedua-duanya memaksudkan aturan kebiasaan dan tradisi.”
Sejak lama, agama biasanya menentukan standar etik yang dianut orang. Firman Allah, Alkitab, menjadi pengaruh yang kuat dalam kehidupan banyak masyarakat. Namun, semakin banyak orang di seluruh dunia menganggap berbagai standar agama tidak praktis dan kaidah moral Alkitab ketinggalan zaman. Apa yang telah menggantikannya? Buku Ethics in Business Life mengatakan bahwa ”penalaran sekuler telah . . . mengalahkan wewenang yang tadinya dimiliki agama”. Ketimbang berpaling kepada standar etik agama, banyak orang mencari bimbingan dari pakar ilmu etika sekuler. Seorang pakar bioetik Paul McNeill berkata, ”Menurut saya, peranan pendeta sudah diambil alih oleh para pakar etik. . . . Orang-orang sekarang dibimbing oleh etika dan tidak lagi oleh agama.”
Sewaktu Saudara menghadapi keputusan yang sulit, bagaimana Saudara menentukan mana yang benar dan mana yang salah? Apakah standar etik Saudara ditentukan oleh Allah atau oleh Saudara sendiri?
Sumber :
Copyright © 2008 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.
Terjemahan Bahasa Indonesia : Watchtower Library 2008

